Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah Kota Kediri: Meneguhkan Peran Dakwah dan Gerakan Sosial untuk Memajukan Kesejahteraan Bangsa

Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah Kota Kediri: Meneguhkan Peran Dakwah dan Gerakan Sosial untuk Memajukan Kesejahteraan Bangsa

Kediri — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri menggelar Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah sebagai acara puncak dari seluruh rangkaian peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah, pada Ahad (14/12/2025). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat di Aula Ki Bagus Hadi Kusumo dan Aula Lantai 1 Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Kota Kediri, dengan dihadiri ratusan warga Muhammadiyah dan masyarakat umum.

Resepsi Milad yang mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” ini dihadiri oleh jajaran PDM Kota Kediri, seluruh Unit Pembantu Pimpinan (UPP), Organisasi Otonom (Ortom), PCM dan PRM se-Kota Kediri, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah beserta PCA dan PRA nya, dan seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang ada di Kota Kediri.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Sang Surya, yang menambah nuansa nasionalisme dan kebanggaan terhadap persyarikatan.

Dalam sambutannya, Ketua PDM Kota Kediri H. Achmad Khoirudin, M.Pd.I. menegaskan bahwa tema Milad ke-113 Muhammadiyah sangat relevan dengan jati diri Muhammadiyah sebagai gerakan amar ma’ruf nahi munkar yang tidak hanya bergerak dalam dakwah Islam, tetapi juga aktif dalam bidang sosial, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Foto oleh Joko Darmono

Ia mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Qashash ayat 77 yang menekankan keseimbangan antara orientasi akhirat dan tanggung jawab dunia, serta pentingnya berbuat kebaikan dan menjauhi kerusakan. Menurutnya, ayat tersebut menjadi landasan kuat bagi Muhammadiyah untuk terus berkontribusi nyata bagi umat dan bangsa.

“Momentum Milad ini mari kita jadikan sebagai tonggak untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas dakwah, serta terus memajukan kesejahteraan bangsa, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PDM Kota Kediri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah bekerja keras mensukseskan seluruh rangkaian kegiatan Milad ke-113 Muhammadiyah di Kota Kediri ini.

Foto oleh Joko Darmono

Resepsi Milad semakin bermakna dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Khoirul Abduh, S.Ag., M.Si., Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur bidang Kesejahteraan Sosial dan Pembinaan AMM. Dalam kajian bertajuk “Peran Kader Muhammadiyah dalam Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, ia mengajak seluruh kader untuk terus berperan aktif, adaptif dan solutif dalam menjawab tantangan zaman demi kemaslahatan umat.

Foto oleh Joko Darmono

Ketahui lebih dalam kajian nya di video berikut:

Video oleh Islah Alyaubi

Sebagai penutup, panitia juga mengumumkan dan menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba-lomba Milad ke-113 Muhammadiyah yang telah diselenggarakan sebelumnya, menambah semarak dan kebahagiaan seluruh peserta.

Foto oleh Joko Darmono

Dengan suasana aula GDM yang representatif dan nyaman, Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah Kota Kediri menjadi peneguh komitmen bersama untuk terus menggerakkan dakwah berkemajuan dan memperluas kontribusi nyata bagi kesejahteraan bangsa. (mLs)

Dakwah Tanpa Mimbar: Kirab Milad ke-113 Muhammadiyah Kota Kediri Gaungkan Semangat Memajukan Kesejahteraan Bangsa

Kediri — Pengurus dan simpatisan Muhammadiyah Kota Kediri tumpah ruah mengikuti Kirab Milad ke-113 Muhammadiyah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri, Kamis (27/11/2025). Kegiatan yang mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” ini menjadi sarana dakwah kreatif dan sosialisasi Muhammadiyah kepada masyarakat luas.

Foto oleh Joko Darmono

Kirab dimulai dari Komplek Perguruan Muhammadiyah Kota Kediri pada pagi hari dengan cuaca cerah yang mendukung jalannya kegiatan. Peserta kirab berasal dari berbagai unsur persyarikatan, mulai dari PDM Kota Kediri, seluruh Unit Pembantu Pimpinan (UPP) yang terdiri dari majelis dan lembaga, hingga seluruh organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah di Kota Kediri turut ambil bagian, yaitu Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA), Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Hizbul Wathan (HW), serta Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) Kota Kediri. Tidak kalah semarak, seluruh guru dan murid dari sekolah-sekolah Muhammadiyah—mulai TK ABA 1 hingga 10, SD Muhammadiyah, SMP Muhammadiyah, SMA Muhammadiyah, hingga SMK Muhammadiyah 1 dan 2—ikut memeriahkan kirab tersebut, dan begitu pula seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) lainnya yang di Kota Kediri.

Rute kirab menempuh perjalanan dari Komplek Perguruan Muhammadiyah, melewati Jalan Penanggungan ke arah selatan, masuk Gang 2 Bandar Lor, tembus ke Jalan KH. Wachid Hasyim, kemudian bergerak ke utara hingga Pasar Bandar Lor dan Polresta Kediri. Rombongan selanjutnya melewati Taman Sekartaji, masuk ke Jalan Veteran terus bergerak ke barat hingga perempatan Veteran, lalu berbelok ke selatan untuk kembali ke titik awal di Komplek Perguruan Muhammadiyah.

Foto oleh Joko Darmono

Panitia menyampaikan bahwa kegiatan kirab ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah sekaligus sebagai bentuk dakwah tanpa mimbar. Melalui kirab, Muhammadiyah Kota Kediri ingin lebih dekat dengan masyarakat, memperkenalkan nilai-nilai Islam berkemajuan, serta menunjukkan kontribusi nyata Muhammadiyah dalam kehidupan sosial, pendidikan, dan kebangsaan.

Sepanjang kirab, masing-masing kelompok peserta tampil kreatif dengan mengenakan berbagai atribut, kostum tematik, serta menghias kendaraan mereka dengan beragam ornamen menarik. Keunikan dan kekompakan setiap kelompok dinilai oleh panitia untuk menentukan peserta terbaik.

Setelah kirab selesai, acara dilanjutkan dengan penampilan bakat dan kemampuan siswa-siswi sekolah Muhammadiyah yang menampilkan berbagai kesenian sebagai hiburan bagi peserta dan masyarakat. Di akhir kegiatan, panitia langsung mengumumkan kelompok-kelompok pemenang kirab terbaik, disambut antusias oleh seluruh peserta.

Foto oleh Joko Darmono

Melalui kegiatan ini, PDM Kota Kediri menegaskan bahwa peringatan Milad Muhammadiyah bukan hanya seremonial, tetapi juga menjadi media dakwah yang membumi dan menyenangkan. Sejalan dengan tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, kirab ini menjadi simbol gerakan Muhammadiyah yang terus hadir di tengah masyarakat, menyebarkan pesan kebaikan, persatuan dan kemajuan dengan cara yang kreatif dan inklusif. (mLs)

Usung Tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, Apel Milad ke-113 Muhammadiyah Satukan Elemen Persyarikatan di Kota Kediri

Kediri — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri menggelar Apel Milad ke-113 Muhammadiyah di Lapangan SMP Muhammadiyah Kota Kediri, Selasa (18/11/2025). Mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, apel ini menjadi momentum konsolidasi dan penguatan semangat berkemajuan seluruh elemen Muhammadiyah di Kota Kediri.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Perguruan Muhammadiyah Kota Kediri tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur persyarikatan. Hadir jajaran PDM, Unit Pembantu Pimpinan (UPP) yang terdiri dari berbagai Majelis dan Lembaga, tiga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM)—PCM Kota, PCM Mojoroto, dan PCM Pesantren—serta seluruh organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah.

Organisasi otonom yang turut ambil bagian antara lain Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Kediri, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Hizbul Wathan (HW), serta Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM), serta seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang di Kota Kediri.

Selain itu seluruh guru dan siswa dari sekolah-sekolah Muhammadiyah—mulai SD, SMP, SMA, hingga SMK Muhammadiyah 1 dan 2 Kota Kediri—turut ikut serta memeriahkan apel Milad ini.

Foto oleh Joko Darmono

Apel dipimpin langsung oleh Ketua PDM Kota Kediri, H. Achmad Khoirudin, M.Pd.I., yang bertindak sebagai inspektur apel, dengan Ramanda Paijan dari HW sebagai komandan apel. Rangkaian apel berlangsung khidmat, diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Sang Surya, sambutan inspektur apel, hingga penutupan.

Foto oleh Joko Darmono

Dalam sambutannya Ketua PDM menegaskan bahwa tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” bukan sekadar slogan, melainkan panggilan nyata bagi seluruh elemen Muhammadiyah untuk terus berkontribusi bagi masyarakat dan negara.

Muhammadiyah Kota Kediri harus terus memperkuat perannya dalam bidang pendidikan, sosial, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), kader, dan organisasi otonom diharapkan semakin solid, adaptif, dan inovatif dalam menjawab tantangan zaman.

“Di usia ke-113 tahun ini, Muhammadiyah dituntut untuk terus hadir memberikan solusi, memajukan kesejahteraan bangsa melalui kerja nyata, serta menjaga komitmen dakwah Islam berkemajuan yang rahmatan lil ‘alamin”.

Foto oleh Joko Darmono

Apel Milad ke-113 Muhammadiyah berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan, cuaca yang bersahabat semakin menambah kekhidmatan acara, menjadikan apel ini sebagai simbol kesiapan Muhammadiyah Kota Kediri untuk terus bergerak maju dan berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa. (mLs)

Klinik Ar Fachrudin Luncurkan Program Kesehatan Sekolah, Bentuk Generasi Muda yang Sehat dan Berkualitas

Kediri, 6-9 September 2025 — Dalam upaya mendukung tumbuh kembang anak yang optimal, Klinik Ar Fachrudin Kota Kediri secara resmi meluncurkan Program Kesehatan Sekolah, sebuah inisiatif strategis yang ditujukan untuk memastikan kesejahteraan fisik dan mental peserta didik di lingkungan sekolah Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kota Kediri.

Program ini merupakan bentuk komitmen nyata dari Klinik Ar Fachrudin dalam membentuk generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat, kuat, dan berkualitas. “Ini program dari kita, untuk kita,” ujar drg. Anis Khoirin Hayati, Wakil Pimpinan Klinik Ar Fachrudin, saat ditemui usai penandatanganan kerja sama.

“Dengan menggunakan dana kesehatan sekolah, kami ingin memastikan bahwa layanan kesehatan bagi anak-anak pelajar dapat terjangkau, terstruktur, dan berkelanjutan. Karena masa depan umat dimulai dari kesehatan anak-anak hari ini,” tambahnya.

Peluncuran program ini ditandai dengan serangkaian penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan tiga institusi pendidikan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Kota Kediri:

  1. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pesantren – untuk SD Muhammadiyah, ditandatangani pada 6 September 2025.
  2. Majelis PAUDDASMEN Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Kediri – mencakup TK ABA I hingga X, disepakati pada 7 September 2025.
  3. Majelis DIKDASMEN Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pesantren – untuk jenjang SMP, SMA, SMK 1 dan 2 Muhammadiyah Kota Kediri, ditandatangani pada 9 September 2025.

Melalui kerja sama ini, Klinik Ar Fachrudin akan menyediakan layanan kesehatan rutin seperti pemeriksaan kesehatan berkala, skrining gigi dan mulut, imunisasi, edukasi kesehatan remaja, serta penanganan kasus ringan di lingkungan sekolah. Selain itu, klinik juga akan memberikan pelatihan kepada guru dan tenaga kependidikan dalam deteksi dini masalah kesehatan siswa.

“Kami percaya bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar ilmu, tapi juga harus menjadi lingkungan yang mendukung kesehatan. Dengan kolaborasi ini, harapannya tidak ada lagi siswa yang absen karena masalah kesehatan yang bisa dicegah,” jelas drg. Anis.

Program Kesehatan Sekolah ini juga menjadi bagian dari visi lebih besar Klinik Ar Fachrudin sebagai fasilitas kesehatan yang tidak hanya melayani, tetapi juga turut serta dalam pembangunan kesehatan komunitas secara preventif dan edukatif. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, Klinik Ar Fachrudin menegaskan bahwa investasi terbaik untuk masa depan adalah menjaga kesehatan anak-anak sejak dini—karena generasi sehat adalah pondasi umat yang kuat dan berkah. (mLs)

PDA Kota Kediri Resmi Kukuhkan Empat Bidang Strategis: BIKKSA, BAKESSOS, ISWARA dan POSBAKUM

Kediri, 3 Agustus 2025 — Dalam langkah besar memperkuat struktur dan ekosistem pemberdayaan perempuan serta masyarakat, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Kediri secara resmi membentuk dan melantik empat bidang strategis dalam satu rangkaian acara yang khidmat. Bertempat di Aula Satu Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Kota Kediri, Ahad (3/8/2025), kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pengurus ‘Aisyiyah se-Kota Kediri.

Empat bidang yang baru dibentuk tersebut adalah:

  • BIKKSA (Bina Keluarga Sakinah)
  • BAKESSOS (Balai Kesejahteraan Sosial)
  • ISWARA (Ikatan Saudagar ‘Aisyiyah)
  • POSBAKUM (Pos Bantuan Hukum)

Pelantikan dan pengukuhan para ketua beserta jajaran pengurus masing-masing bidang dilakukan secara simbolis oleh Ibu Shoimah Budiyati, Ketua PDA Kota Kediri, sebagai wujud komitmen organisasi dalam memperluas dampak dakwah sosial di era kontemporer.

Dalam sambutannya, Ibu Shoimah menyampaikan harapan agar keberadaan bidang-bidang baru ini dapat menjadi garda depan dalam menjalankan visi dan misi PDA Kota Kediri.

“Semoga bidang-bidang yang kita bentuk hari ini tidak hanya menjadi nama semata, tetapi benar-benar hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat. Mari kita jaga amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antar bidang, profesionalisme, dan konsistensi dalam menjalankan program kerja. “Sebuah organisasi kuat bukan karena jumlah pengurusnya, tapi karena kualitas aksi dan ketulusan niat. Semoga setiap langkah kita diridhai Allah SWT,” tambahnya.

Adapun para ketua yang dikukuhkan untuk periode ini adalah:

  • Hidayatin Nasikah – Ketua BIKKSA
  • Dra. Nur Khafidloh – Ketua BAKESSOS
  • Yuli Setyowati – Ketua ISWARA
  • Budhi Utami – Ketua POSBAKUM

Masing-masing bidang memiliki fokus tugas yang spesifik namun saling melengkapi:

  • BIKKSA akan fokus pada penguatan keluarga sakinah melalui edukasi pra-nikah, parenting, dan pendampingan rumah tangga.
  • BAKESSOS bertugas mengelola program kesejahteraan sosial seperti santunan, bantuan korban bencana, dan pemberdayaan ekonomi warga kurang mampu.
  • ISWARA menjadi wadah pemberdayaan ekonomi perempuan ‘Aisyiyah melalui pengembangan usaha mikro, jaringan bisnis, dan pelatihan kewirausahaan.
  • POSBAKUM hadir sebagai layanan publik gratis untuk memberikan pendampingan hukum kepada perempuan, anak, dan masyarakat marjinal.

Acara yang diwarnai nuansa kekeluargaan dan semangat gotong royong ini diharapkan menjadi awal dari geliat baru gerakan ‘Aisyiyah di Kota Kediri—lebih inklusif, responsif, dan berkemajuan.

“Ini bukan puncak, tapi awal perjalanan. Mari kita isi dengan kerja nyata,” tutup Ibu Shoimah. (mLs)

PDA Kota Kediri Gelar Musypimda I, Perkuat Konsolidasi dan Program Kerja Strategis

Kediri, 1 Juni 2025 — Dalam upaya memperkuat soliditas kepengurusan dan menyusun arah program yang lebih fokus, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Kediri menggelar Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) I pada Ahad, 1 Juni 2025. Acara berlangsung di Aula Ki Bagus Hadi Kusumo, Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Kota Kediri, dengan dihadiri seluruh pengurus ‘Aisyiyah se-Kota Kediri.

Musypimda kali ini menjadi momentum penting bagi PDA Kota Kediri untuk melakukan konsolidasi internal lintas bidang, mengevaluasi capaian awal periode kepengurusan, serta merancang program kerja yang relevan, bermanfaat, dan dapat dilaksanakan secara maksimal.

Dalam sambutannya, Ibu Shoimah Budiyati, Ketua PDA Kota Kediri, menekankan pentingnya musyawarah sebagai ruh dari gerakan organisasi Islam perempuan ini.

“Musypimda bukan sekadar formalitas administratif, tetapi wadah strategis untuk menyamakan persepsi, menyatukan langkah, dan memastikan setiap program lahir dari diskusi yang matang dan partisipatif,” ujarnya.

Beliau juga menyampaikan bahwa kebersamaan dan komunikasi yang kuat antar pengurus merupakan kunci utama dalam mewujudkan visi ‘Aisyiyah sebagai agen tajdid (pembaruan), pemberdayaan perempuan, dan penguatan keluarga muslim.

Sebagai forum perencanaan, Musypimda I membahas berbagai isu strategis, termasuk optimalisasi peran majelis-majelis, penguatan kader, inovasi dakwah, serta program sosial kemasyarakatan yang responsif terhadap kebutuhan umat. Diskusi berlangsung dinamis, dengan kontribusi aktif dari seluruh anggota pengurus.

“Kita ingin program kita tidak hanya rutin, tapi juga berkualitas dan berdampak nyata di masyarakat,” tambah Ibu Shoimah.

Acara yang berlangsung penuh semangat kekeluargaan ini ditutup dengan kesepakatan bersama untuk melanjutkan semangat gotong royong, kolaborasi, dan amanah dalam menjalankan roda organisasi.

Dengan digelarnya Musypimda I, PDA Kota Kediri siap melangkah lebih mantap sebagai garda depan pemberdayaan perempuan dan keluarga dalam bingkai Islam rahmatan lil ‘alamin. (mLs)

PDA Kota Kediri dan BAZNAS Santuni 200 Dhuafa, Wujud Kolaborasi Dakwah Sosial

Kediri, 13 Agustus 2023 — Sebanyak 200 orang dhuafa menerima santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Kediri melalui kolaborasi bersama Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Kediri. Kegiatan berlangsung khidmat pada Ahad, 13 Agustus 2023, di Aula Ki Bagus Hadi Kusumo, Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Kota Kediri.

Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus PDA Kota Kediri serta perwakilan dari BAZNAS Kota Kediri, menjadi wujud nyata sinergi antarlembaga dalam menyalurkan zakat secara amanah, tepat sasaran, dan profesional. Santunan tidak hanya memberi bantuan materi, tetapi juga diharapkan membawa ketenangan dan keberkahan bagi penerima.

Dalam sambutannya, Ibu Shoimah Budiyati, Ketua PDA Kota Kediri, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS atas kepercayaan yang diberikan kepada ‘Aisyiyah untuk turut serta dalam penyaluran dana zakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa bersinergi dengan BAZNAS dalam menyalurkan santunan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan semakin luas manfaatnya bagi umat,” ujarnya.

Sementara itu, Bapak Drs. H. Dawud Syamsuri, M.Pd.I., dari BAZNAS Kota Kediri, juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PDA Kota Kediri atas komitmen dan kinerja dalam mendukung distribusi zakat secara efektif.

“Terima kasih kepada PDA Kota Kediri yang telah menjadi mitra strategis BAZNAS. Dengan jaringan dan kepedulian yang kuat, ‘Aisyiyah menjadi garda terdepan dalam dakwah sosial. Kerja sama seperti ini harus terus kita galakkan,” tutur beliau.

Kegiatan diisi dengan sambutan, tausiyah singkat, serta pembagian santunan secara simbolis kepada perwakilan dhuafa. Suasana penuh haru dan kebersamaan terasa sepanjang acara, menggambarkan esensi dari zakat sebagai sarana pemersatu dan pemberdaya umat.

PDA Kota Kediri menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari misi tajdid Muhammadiyah dalam mewujudkan masyarakat yang adil, sejahtera, dan berakhlak mulia. Selain sebagai bentuk ibadah, penyaluran zakat juga menjadi instrumen penting dalam mengurangi kesenjangan sosial.

Dengan jumlah 200 penerima yang tersebar dari berbagai wilayah di Kota Kediri, kegiatan ini tidak hanya memberi dampak ekonomi langsung, tetapi juga memperkuat ikatan solidaritas antar sesama.

PDA Kota Kediri Gelar Musyda 6, Lahirkan Kepengurusan Baru 2022–2027

Kediri, 5 Maret 2023 — Dalam semangat tajdid dan pemberdayaan perempuan berbasis nilai Islam berkemajuan, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Kediri menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musyda) ke-6 pada Ahad, 5 Maret 2023. Bertempat di Aula Satu Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Kota Kediri, acara ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah gerak organisasi selama lima tahun ke depan.

Musyda 6 yang dihadiri oleh seluruh pengurus ‘Aisyiyah se-Kota Kediri ini bertujuan untuk memilih kepengurusan baru serta merumuskan visi strategis guna menjawab dinamika sosial, keagamaan, dan kemanusiaan di era modern.

Setelah melalui proses musyawarah mufakat yang demokratis dan penuh khidmat, terpilihlah susunan kepengurusan PDA Kota Kediri periode 2022–2027 dengan komposisi sebagai berikut:

PIMPINAN DAERAH ‘AISYIYAH KOTA KEDIRI

Periode 2022–2027

  • Ketua: Sho’imah Budiwiyati, S.Ag
  • Wakil Ketua: drg. Anis Khoirin Hayati, M.Kes
  • Wakil Ketua: Dra. Sriwidayati, M.Pd
  • Wakil Ketua: Dra. Nurul Aini
  • Wakil Ketua: Dra. Budhi Utami, M.Pd
  • Sekretaris: Nikmatul Hasanah, S.Pd
  • Wakil Sekretaris: drg. Opy Ellafrina, M.MR
  • Bendahara: Fera Yanti Elistia
  • Wakil Bendahara: Atik Sulistyaningsih

KETUA MAJELIS DAN LEMBAGA:

  1. Majelis Tabligh dan Ketarjihan : Dr. Prima Ayu Rizqi Mahanani, M.Si
  2. Majelis Pendidikan PAUD, Dasar & Menengah : Dra. Eko Murdianingsih Setiani, M.M
  3. Majelis Kesehatan : Hari Susilawati, Amd.Keb
  4. Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan : Supiyatun
  5. Majelis Pembinaan Kader : Dr. Tasminatin Ro’amsyah, M.Pd
  6. Majelis Kesejahteraan Sosial : Dyanningtyas, S.Sos
  7. Majelis Hukum dan HAM : Pujiatun, M.Pd
  8. Lembaga Budaya, Seni dan Olahraga : Sukidah, S.Pd
  9. Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana : Sri Ernie

Susunan kepengurusan baru ini mencerminkan kombinasi antara pengalaman, profesionalisme, dan regenerasi yang sehat. Dengan latar belakang lintas profesi—mulai dari pendidikan, kesehatan, hukum, ekonomi, hingga lingkungan—para pemimpin yang terpilih diharapkan mampu menggerakkan ‘Aisyiyah sebagai agen perubahan yang relevan dan berkelanjutan.

Meskipun acara dilaksanakan pada 2023, hasil Musyda 6 terus menjadi landasan kuat bagi program-program strategis PDA Kota Kediri hingga akhir masa bakti 2027. Proses musyawarah tidak hanya menghasilkan struktur organisasi, tetapi juga memperkuat solidaritas, komitmen kebangsaan, dan semangat dakwah yang inklusif dan rahmatan lil ‘alamin. ‘Aisyiyah, sebagai sayap perempuan dari Muhammadiyah, terus membuktikan perannya sebagai motor penggerak pemberdayaan perempuan, keluarga, dan masyarakat di Kota Kediri. Dengan kepemimpinan baru ini, harapan akan tumbuhnya inovasi, sinergi, dan manfaat luas bagi umat semakin besar.