Kediri, 1 Juni 2025 — Dalam upaya memperkuat soliditas kepengurusan dan menyusun arah program yang lebih fokus, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Kediri menggelar Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) I pada Ahad, 1 Juni 2025. Acara berlangsung di Aula Ki Bagus Hadi Kusumo, Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Kota Kediri, dengan dihadiri seluruh pengurus ‘Aisyiyah se-Kota Kediri.
Musypimda kali ini menjadi momentum penting bagi PDA Kota Kediri untuk melakukan konsolidasi internal lintas bidang, mengevaluasi capaian awal periode kepengurusan, serta merancang program kerja yang relevan, bermanfaat, dan dapat dilaksanakan secara maksimal.
Dalam sambutannya, Ibu Shoimah Budiyati, Ketua PDA Kota Kediri, menekankan pentingnya musyawarah sebagai ruh dari gerakan organisasi Islam perempuan ini.
“Musypimda bukan sekadar formalitas administratif, tetapi wadah strategis untuk menyamakan persepsi, menyatukan langkah, dan memastikan setiap program lahir dari diskusi yang matang dan partisipatif,” ujarnya.
Beliau juga menyampaikan bahwa kebersamaan dan komunikasi yang kuat antar pengurus merupakan kunci utama dalam mewujudkan visi ‘Aisyiyah sebagai agen tajdid (pembaruan), pemberdayaan perempuan, dan penguatan keluarga muslim.
Sebagai forum perencanaan, Musypimda I membahas berbagai isu strategis, termasuk optimalisasi peran majelis-majelis, penguatan kader, inovasi dakwah, serta program sosial kemasyarakatan yang responsif terhadap kebutuhan umat. Diskusi berlangsung dinamis, dengan kontribusi aktif dari seluruh anggota pengurus.
“Kita ingin program kita tidak hanya rutin, tapi juga berkualitas dan berdampak nyata di masyarakat,” tambah Ibu Shoimah.
Acara yang berlangsung penuh semangat kekeluargaan ini ditutup dengan kesepakatan bersama untuk melanjutkan semangat gotong royong, kolaborasi, dan amanah dalam menjalankan roda organisasi.
Dengan digelarnya Musypimda I, PDA Kota Kediri siap melangkah lebih mantap sebagai garda depan pemberdayaan perempuan dan keluarga dalam bingkai Islam rahmatan lil ‘alamin. (mLs)
