Usung Tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, Apel Milad ke-113 Muhammadiyah Satukan Elemen Persyarikatan di Kota Kediri

Usung Tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, Apel Milad ke-113 Muhammadiyah Satukan Elemen Persyarikatan di Kota Kediri

Kediri — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri menggelar Apel Milad ke-113 Muhammadiyah di Lapangan SMP Muhammadiyah Kota Kediri, Selasa (18/11/2025). Mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, apel ini menjadi momentum konsolidasi dan penguatan semangat berkemajuan seluruh elemen Muhammadiyah di Kota Kediri.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Perguruan Muhammadiyah Kota Kediri tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur persyarikatan. Hadir jajaran PDM, Unit Pembantu Pimpinan (UPP) yang terdiri dari berbagai Majelis dan Lembaga, tiga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM)—PCM Kota, PCM Mojoroto, dan PCM Pesantren—serta seluruh organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah.

Organisasi otonom yang turut ambil bagian antara lain Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Kediri, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Hizbul Wathan (HW), serta Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM), serta seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang di Kota Kediri.

Selain itu seluruh guru dan siswa dari sekolah-sekolah Muhammadiyah—mulai SD, SMP, SMA, hingga SMK Muhammadiyah 1 dan 2 Kota Kediri—turut ikut serta memeriahkan apel Milad ini.

Foto oleh Joko Darmono

Apel dipimpin langsung oleh Ketua PDM Kota Kediri, H. Achmad Khoirudin, M.Pd.I., yang bertindak sebagai inspektur apel, dengan Ramanda Paijan dari HW sebagai komandan apel. Rangkaian apel berlangsung khidmat, diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Sang Surya, sambutan inspektur apel, hingga penutupan.

Foto oleh Joko Darmono

Dalam sambutannya Ketua PDM menegaskan bahwa tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” bukan sekadar slogan, melainkan panggilan nyata bagi seluruh elemen Muhammadiyah untuk terus berkontribusi bagi masyarakat dan negara.

Muhammadiyah Kota Kediri harus terus memperkuat perannya dalam bidang pendidikan, sosial, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), kader, dan organisasi otonom diharapkan semakin solid, adaptif, dan inovatif dalam menjawab tantangan zaman.

“Di usia ke-113 tahun ini, Muhammadiyah dituntut untuk terus hadir memberikan solusi, memajukan kesejahteraan bangsa melalui kerja nyata, serta menjaga komitmen dakwah Islam berkemajuan yang rahmatan lil ‘alamin”.

Foto oleh Joko Darmono

Apel Milad ke-113 Muhammadiyah berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan, cuaca yang bersahabat semakin menambah kekhidmatan acara, menjadikan apel ini sebagai simbol kesiapan Muhammadiyah Kota Kediri untuk terus bergerak maju dan berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa. (mLs)

Semangat Memajukan Kesejahteraan Bangsa: Muhammadiyah Kota Kediri Wujudkan Aksi Sosial di Bukit Salam

Trenggalek — Dalam rangka memperingati Milad ke-113 Muhammadiyah dengan tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri menggelar kegiatan Bakti Sosial di Rest Area Bukit Salam, kawasan hutan Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (15/11/2025).

Kegiatan ini melibatkan lebih dari 20 orang yang tergabung dalam berbagai unsur Muhammadiyah Kota Kediri, yakni para anggota PDM, Majelis Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (MLHPB), Lembaga Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (LAZISMU), Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan (RSM-AD), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), serta Hizbul Wathan (HW).

Foto oleh Panitia

Dalam bakti sosial tersebut, tim Muhammadiyah membagikan bantuan sosial berupa pakaian layak pakai dan peralatan rumah tangga, serta makanan dan minuman kepada masyarakat yang singgah dan melintas di kawasan Rest Area Bukit Salam. Sasaran penerima manfaat adalah masyarakat umum yang sedang melakukan perjalanan melalui jalur Watulimo menuju berbagai daerah tujuan. Puluhan warga tampak antusias menerima bantuan dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, dengan dukungan cuaca yang bersahabat.

Panitia kegiatan menyampaikan bahwa bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah yang diselenggarakan oleh PDM Kota Kediri. Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata implementasi tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” melalui aksi langsung yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah ingin hadir di tengah masyarakat dengan memberikan manfaat langsung. Inilah dakwah bil hal—dakwah melalui tindakan nyata—yang mudah diterima dan dirasakan oleh masyarakat.”

Foto oleh Panitia

Pemilihan Rest Area Bukit Salam Watulimo sebagai lokasi kegiatan juga memiliki makna strategis. Kawasan ini merupakan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang ekonomi yang berkembang sebagai simbol kebangkitan ekonomi umat di Kabupaten Trenggalek. Berawal dari gagasan tujuh tokoh penggerak Muhammadiyah Watulimo, Bukit Salam kini menjadi ruang ekonomi umat yang berbasis nilai Islam, inklusif, dan berkelanjutan.

Saat ini lebih dari 25 pelaku UMKM aktif menjalankan usaha di kawasan Bukit Salam, mulai dari kuliner lokal, kerajinan tangan, produk herbal dan pertanian organik, hingga wisata edukatif. Aktivitas ekonomi tersebut tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga disertai pembinaan spiritual, etika berdagang dan semangat berkolaborasi.

Kehadiran PDM Kota Kediri dalam kegiatan bakti sosial di Bukit Salam sekaligus menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk berkontribusi dalam memajukan kesejahteraan bangsa, tidak hanya melalui pendidikan dan kesehatan, tetapi juga melalui penguatan ekonomi umat dan pelayanan sosial yang berkelanjutan.

Melalui rangkaian Milad ke-113 Muhammadiyah ini, PDM Kota Kediri berharap nilai-nilai kepedulian, kemandirian dan kebermanfaatan sosial semakin mengakar, serta menjadi inspirasi bagi masyarakat luas bahwa dakwah dapat diwujudkan dalam bentuk kerja nyata yang berdampak langsung bagi kesejahteraan umat dan bangsa. (mLs)

Warna-Warni Kreativitas Anak Bangsa: Lomba Mewarnai Meriahkan Milad ke-113 Muhammadiyah di Kota Kediri

Kediri, 13 November 2025 — Nuansa ceria dan penuh semangat mewarnai SD Muhammadiyah Kota Kediri, Kamis (13/11/2025), saat digelarnya Lomba Mewarnai sebagai bagian dari Rangkaian Milad ke-113 Muhammadiyah yang diadakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Kediri. Acara yang diikuti lebih dari 150 anak usia dini dari TK ABA se-Kota Kediri ini menjadi tontonan menghangatkan hati, di mana kreativitas anak-anak bersinar di atas kertas putih.

Bertempat di Jl. Kilisuci No. IV/34, Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, SD Muhammadiyah Kota Kediri berperan sebagai tuan rumah dengan penyelenggaraan yang tertib, meriah dan penuh nilai edukatif. Anak-anak peserta tampak sangat antusias, duduk fokus memegang alat warna dan kertas gambar nya, mencurahkan imajinasi terbaik mereka pada gambar-gambar bertema Islami, lingkungan dan lainnya.

Foto oleh Panitia

Para orang tua duduk sabar mendampingi, memberi semangat dan sesekali membimbing dengan tidak mengambil alih. Suasana kekeluargaan terasa kental antara anak, orang tua, guru dan panitia.

Tidak hanya menjadi ajang pengembangan bakat, lomba ini juga turut menggerakkan roda ekonomi lokal. Sejumlah pelaku UMKM hadir membuka stan kuliner, menjual aneka jajanan sehat dan minuman segar. Ramainya pengunjung membuat omzet pedagang ikut meningkat, wujud nyata dakwah ekonomi yang berkemajuan.

Foto oleh Panitia

Acara seperti ini bukan sekedar lomba. Ini sarana pembentukan karakter anak yang disiplin, kreatif dan percaya diri. Sekaligus ruang bagi masyarakat untuk saling silaturrahim dan mendukung satu sama lain.

Dengan tema Milad Muhammadiyah kali ini “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, lomba mewarnai menjadi simbol awal perjuangan panjang: ketika generasi muda diasah dengan kasih sayang, maka bangsa pun akan memiliki masa depan yang cerah.

“Anak-anak hari ini adalah pemimpin esok, mari kita warnai masa kecil mereka dengan cinta, ilmu dan kebaikan.” (mLs)

Gebyar Milad ke-113, Muhammadiyah Kota Kediri Menebar Manfaat untuk Masyarakat Luas

Kota Kediri – Tepat pada momen Milad ke-113 Muhammadiyah, Pimpinan Daearah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri dengan menggelorakan semangat “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, mengadakan Rangkaian Acara Milad yang meriah, inspiratif dan penuh manfaat bagi masyarakat luas. Dari bakti sosial hingga e-sport, dari festival anak sholeh hingga khitanan massal gratis, semua digelar dengan visi dan misi Kemuhammadiyahan.

Bertepatan dengan tanggal kelahiran Muhammadiyah 18 November 1912 – 18 November 2025, PDM Kota Kediri menegaskan bahwa Milad bukan hanya sekedar perayaan, tapi juga sarana dakwah yang sangat penting.

KH. Ahmad Dahlan berwasiat: ”Aku titipkan Muhammadiyah kepada mu”, tentu saja dengan harapan ini dijaga dan dipelihara, dan wasiat ini bukan hanya ditujukan kepada jajaran pimpinan, tapi juga kepada seluruh lini yang ada di Muhammadiyah, termasuk semua Ortom dan juga AUM. Dengan titipan amanah ini maka wajib untuk menjaga, memelihara dan mengamalkannya dengan lurus.

Dengan semangat wasiat tersebut, Rangkaian Acara Milad sengaja dirancang agar dirasakan manfaatnya oleh siapa saja, bukan hanya warga Muhammadiyah, tapi juga masyarakat umum, inilah wujud nyata Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

🌟 Rangkaian Aksi Nyata dalam Milad ke-113 Muhammadiyah yang diadakan PDM Kota Kediri:

Sejak akhir Oktober hingga Desember Muhammadiyah Kota Kediri telah membuka pintu kebaikan lewat serangkaian program:

* Bakti Sosial (26 Oktober, 15 & 22 Nov): Pembagian kebutuhan untuk warga yang membutuhkan.

* Pemeriksaan Kesehatan Gratis (15 & 22 Nov): Layanan kesehatan dasar untuk masyarakat tanpa biaya.

* Apel dan Kirab Milad (18 & 27 Nov): Parade semarak di Komplek Perguruan Muhammadiyah, penuh warna dan semangat Islam dan kebangsaan.

* Lomba-Lomba Inovatif & Inklusif:

   – Lomba Mewarnai – mengasah kreatifitas (13 Nov)

   – Menyanyi Solo (26 Nov)

   – E-Sport – menjawab tantangan dakwah dengan cara anak muda (29 Nov)

   – Tenis Meja – forum olahraga plus silaturrahim masyarakat (30 Nov)

   – Videografi – ajang kreativitas generasi milenial dan z (10–24 Nov)

   – Festival Anak Sholeh – teridiri dari Lomba Da’i Cilik, Hafidz Qur’an, Kaligrafi dan juga Adzan (10 Des)

Dan acara puncak akan digelar pada 14 Desember 2025, dengan Resepsi Milad di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Kota Kediri, menjadi ruang refleksi, syukur dan penyemangat perjuangan baru.

Sebagai penutup yang penuh berkah, Muhammadiyah Kota Kediri akan menggelar Khitanan Massal Gratis pada 25 Desember 2025 di RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri, sebagai bentuk konkret dari menjalankan syariat, serta kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan anak bangsa.

🎯 Milad Bukan Sekedar Perayaan, Tapi Gerakan

Di usia 113 tahun, Muhammadiyah tidak hanya merayakan masa lalu, tapi membangun masa depan. Melalui Rangkaian Acara Milad, organisasi berkemajuan ini membuktikan bahwa dakwah tidak hanya di mimbar, tapi juga di jalan raya, di panggung seni, di lapangan olahraga, di dunia online, dan di balik senyum anak-anak yang di khitan.

Semoga semua yang diusahakan ini mendapat ridho dari Allaah dan dicatat sebagai amal kebaikan yang besar, aamiin.


🎉 Mari bersama rayakan dan rasakan manfaatnya!
Untuk informasi lebih lanjut tentang kegiatan, hubungi Sekretaris Panitia:
Sdr. Edi Usman | WhatsApp: 0822.3307.2892


Penjelasan Kegiatan dan Pendaftaran

Maaf Khitan Gratis sudah closed (kuota 50 Anak terpenuhi) terima kasih

Pre Order Tembus 100 Eksemplar: Buku Sejarah IMM Kediri Raya Siap Dipasarkan Lebih Luas

Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Kediri Raya meluncurkan buku 25 Tahun Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kediri Raya: Memoar dan Testimoni Kader. Karya ini menjadi penanda perjalanan panjang gerakan intelektual-keagamaan IMM di wilayah Kediri, sekaligus ikhtiar mengabadikan spirit perjuangan kader dari masa ke masa.

Buku setebal kurang lebih 210 halaman ini berisi rangkaian memoar, pengalaman, gagasan, refleksi, serta testimoni kader yang pernah berproses di IMM Kediri Raya. Para penulisnya berasal dari berbagai generasi: mulai dari yang terlibat dalam perintisan organisasi hingga kader yang aktif pada periode terkini.

“IMM adalah rumah ide, ruang bertumbuh, tempat kita belajar tentang keberpihakan dan keberanian berpikir. Maka perjalanan ini perlu ditulis agar tidak hilang ditelan waktu,” ungkap Nico Perlambang Agung, editor sekaligus koordinator penyusunan buku.

Dalam prolog yang dituliskan secara khusus, Prof. Fauzan Saleh, Guru Besar Emeritus Universitas Muhammadiyah Surabaya, memberi penekanan bahwa perjalanan IMM bukan sekadar sejarah organisasi, tetapi perjalanan kebudayaan dalam membentuk jatidiri.

“Setiap organisasi memiliki garis sejarahnya sendiri. IMM membentuk kadernya bukan hanya untuk menjadi pemikir, tetapi juga pribadi yang sanggup memikul amanah kemanusiaan,” tulis beliau dalam buku tersebut.

Menurutnya, menuliskan pengalaman kaderisasi adalah bentuk tanggung jawab intelektual. Ingatan yang tidak dicatat akan hilang, tetapi ingatan yang ditulis dapat hidup kembali dan menghidupkan generasi baru.

Peluncuran buku ini sekaligus menjadi upaya menjaga kesinambungan ingatan kolektif, meneguhkan identitas, serta memberikan inspirasi bagi kader muda agar tetap berpegang pada nilai-nilai gerakan Muhammadiyah: ilmu, amal, dan dakwah pencerahan.

*Antusias Tinggi, 100 Eksemplar Pertama Telah Terpesan*

Pre order buku ini dibuka sejak 22 Oktober 2025. Dalam waktu singkat, 100 eksemplar pertama telah terpesan oleh kader dan alumni IMM dari berbagai daerah.

Pada tahap pertama, harga pre order dipatok Rp 55.000 untuk 100 pemesan awal. Setelah kuota tersebut terpenuhi, pemesanan selanjutnya akan menggunakan harga normal, yaitu Rp 80.000.

“Antusiasme ini menunjukkan bahwa gerakan intelektual dan kultural IMM masih hidup dan dirindukan. Banyak yang ingin kembali mengenang masa pembinaan, diskusi, hingga aksi-aksi sosial kemasyarakatan yang pernah dijalankan,” jelas Bachrul Ihsan, inisiator pembuatan buku ini.

Bukan sekadar mengenang, buku ini juga merekam dinamika IMM Kediri Raya dalam menghadapi perubahan sosial, perkembangan gerakan mahasiswa, hingga tantangan zaman yang berbeda di setiap periode.

Dalam bagian testimoni, pembaca akan menemukan banyak kisah yang bukan hanya menyentuh secara emosional, tetapi juga memperlihatkan bagaimana IMM membentuk karakter kader menjadi pribadi yang berfikir kritis, berakhlak, dan siap berkontribusi untuk umat, bangsa, dan kemanusiaan.

Dengan hadirnya buku ini, IMM Kediri Raya berharap lahir semangat baru dalam menumbuhkan kembali tradisi membaca, menulis, dan berpikir kritis di kalangan mahasiswa dan anak muda Muhammadiyah.

Bagi yang belum mendapatkan buku ini, penjualan gelombang selanjutnya telah dibuka. Harga Normal: Rp 80.000

AYO DAPATKAN SEGERA!

Klinik Ar Fachrudin Rutin Gelar Pemeriksaan & Penyuluhan Kesehatan dalam Program Dana Sehat Sekolah

Kediri 11 September 2025 — Dalam rangka mendukung kesehatan peserta didik, Klinik Ar Fachrudin Kota Kediri secara rutin melaksanakan kegiatan kunjungan pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan ke sejumlah sekolah mitra. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Dana Sehat Sekolah yang telah berjalan bekerja sama dengan lembaga pendidikan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Kota Kediri.

Setiap tiga bulan sekali, tim medis dari Klinik Ar Fachrudin—terdiri dari dokter umum dan dokter gigi—melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, skrining gigi dan mulut, serta edukasi pentingnya hidup bersih, perawatan gigi, dan pola hidup sehat bagi siswa.

Kegiatan yang dilaksanakan dengan penuh kepedulian ini tidak hanya bertujuan mendeteksi dini masalah kesehatan, tetapi juga membentuk kesadaran sejak dini agar anak-anak tumbuh sebagai generasi yang sehat, ceria, dan produktif.

“Semoga program ini terus berjalan secara berkelanjutan dan membawa manfaat luas bagi kemajuan dan kesejahteraan umat,” ujar pihak klinik. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Dengan semangat dari kita untuk kita, Klinik Ar Fachrudin berkomitmen menjadi mitra utama dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat dan peduli. (mLs)

Klinik Ar Fachrudin Luncurkan Program Kesehatan Sekolah, Bentuk Generasi Muda yang Sehat dan Berkualitas

Kediri, 6-9 September 2025 — Dalam upaya mendukung tumbuh kembang anak yang optimal, Klinik Ar Fachrudin Kota Kediri secara resmi meluncurkan Program Kesehatan Sekolah, sebuah inisiatif strategis yang ditujukan untuk memastikan kesejahteraan fisik dan mental peserta didik di lingkungan sekolah Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kota Kediri.

Program ini merupakan bentuk komitmen nyata dari Klinik Ar Fachrudin dalam membentuk generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat, kuat, dan berkualitas. “Ini program dari kita, untuk kita,” ujar drg. Anis Khoirin Hayati, Wakil Pimpinan Klinik Ar Fachrudin, saat ditemui usai penandatanganan kerja sama.

“Dengan menggunakan dana kesehatan sekolah, kami ingin memastikan bahwa layanan kesehatan bagi anak-anak pelajar dapat terjangkau, terstruktur, dan berkelanjutan. Karena masa depan umat dimulai dari kesehatan anak-anak hari ini,” tambahnya.

Peluncuran program ini ditandai dengan serangkaian penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan tiga institusi pendidikan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Kota Kediri:

  1. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pesantren – untuk SD Muhammadiyah, ditandatangani pada 6 September 2025.
  2. Majelis PAUDDASMEN Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Kediri – mencakup TK ABA I hingga X, disepakati pada 7 September 2025.
  3. Majelis DIKDASMEN Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pesantren – untuk jenjang SMP, SMA, SMK 1 dan 2 Muhammadiyah Kota Kediri, ditandatangani pada 9 September 2025.

Melalui kerja sama ini, Klinik Ar Fachrudin akan menyediakan layanan kesehatan rutin seperti pemeriksaan kesehatan berkala, skrining gigi dan mulut, imunisasi, edukasi kesehatan remaja, serta penanganan kasus ringan di lingkungan sekolah. Selain itu, klinik juga akan memberikan pelatihan kepada guru dan tenaga kependidikan dalam deteksi dini masalah kesehatan siswa.

“Kami percaya bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar ilmu, tapi juga harus menjadi lingkungan yang mendukung kesehatan. Dengan kolaborasi ini, harapannya tidak ada lagi siswa yang absen karena masalah kesehatan yang bisa dicegah,” jelas drg. Anis.

Program Kesehatan Sekolah ini juga menjadi bagian dari visi lebih besar Klinik Ar Fachrudin sebagai fasilitas kesehatan yang tidak hanya melayani, tetapi juga turut serta dalam pembangunan kesehatan komunitas secara preventif dan edukatif. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, Klinik Ar Fachrudin menegaskan bahwa investasi terbaik untuk masa depan adalah menjaga kesehatan anak-anak sejak dini—karena generasi sehat adalah pondasi umat yang kuat dan berkah. (mLs)

Merawat Asa Pahlawan Tanpa Tanda Jasa: Lazismu Kota Kediri Salurkan Apresiasi Lewat Program Bakti Guru

KEDIRI — Di tengah deru roda zaman dan tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, denyut nadi sekolah-sekolah swasta sering kali bertumpu pada ketulusan para guru honorer dan tenaga kependidikan non-sertifikasi. Mereka adalah garda terdepan yang merawat akal budi generasi bangsa dengan honorarium yang kerap kali jauh dari kata ideal. Menyadari realitas tersebut, Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Kediri kembali meneguhkan komitmennya dalam membumikan filantropi Islam melalui perhelatan “Pentasyarufan Bakti Guru”.

Acara yang sarat dengan nuansa kehangatan dan solidaritas kemanusiaan ini dilangsungkan di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Kota Kediri, Jalan Urip Sumoharjo No. 152, Ngronggo, Kota Kediri, pada Sabtu (4/10/2025). Di bawah langit Kota Kediri yang cerah dan bersahabat, ruangan yang nyaman di lantai gedung dakwah tersebut dipadati oleh serratus lebih wajah dengan senyum syukur dari para pendidik.

Sebanyak 107 orang peserta yang terdiri dari guru dan karyawan non-sertifikasi—mulai dari jenjang Taman Kanak-Kadar Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA), SD, SMP, SMA, hingga SMK Muhammadiyah se-Kota Kediri—hadir sebagai penerima manfaat utama. Program ini dirancang bukan sekadar ritual seremonial pembagian bantuan, melainkan sebuah ikhtiar strategis untuk merawat marwah dan martabat profesi keguruan di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Ketua Lazismu Daerah Kota Kediri, Nur Ahmad Syaifudin, didampingi oleh sekretaris, M. Sholeh Nugroho dan seluruh anggota, dalam sambutannya menegaskan bahwa program Bakti Guru merupakan salah satu pilar pentasyarufan utama yang menjadi fokus lembaganya. Menurutnya, dana umat yang dihimpun harus dikembalikan secara tepat sasaran kepada mereka yang mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, namun kerap luput dari perhatian struktural yang memadai.

“Bakti Guru adalah salah satu bentuk nyata dari pentasyarufan yang ada di Lazismu. Ini adalah wujud apresiasi dan penghormatan tulus Lazismu kepada para guru kita. Kali ini, apresiasi tersebut kami wujudkan dalam bentuk penyaluran paket sembako. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban harian serta bermanfaat secara langsung untuk keluarga di rumah.”

Secara konseptual, program Bakti Guru Lazismu memang memegang misi yang sangat komprehensif. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan lokal, loyalitas, masa pengabdian, kreativitas, hingga profesionalisme kerja. Lebih dari itu, program ini juga berfungsi sebagai instrumen penguatan kemandirian pendidikan melalui tradisi filantropi Islam, yang mengoptimalkan partisipasi masyarakat dan jaringan kedermawanan sosial.

Sementara itu, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri yang hadir dalam kesempatan tersebut, Drs. Nyoto Pujiadi, memberikan pandangan filosofis sekaligus penyemangat bagi para guru yang hadir. Ia mengingatkan bahwa pengabdian di lembaga pendidikan Muhammadiyah bukan hanya mencari profesi, melainkan bagian dari jalan dakwah amar makruf nahi mungkar yang bernilai ibadah.

“Guru-guru di Muhammadiyah adalah pilar peradaban. Tantangan ekonomi tentu ada, namun ketulusan niat beribadah akan melahirkan energi batin yang luar biasa. Semoga program ini tidak hanya dilihat dari besar kecilnya bentuk fisik bantuan, melainkan bisa menyemangati guru-guru kita agar semakin istiqomah dan bersemangat dalam mengabdi di lingkungan Muhammadiyah.”

Melalui sinergi antara gerakan filantropi Lazismu dan dedikasi tanpa batas para pendidik, acara pentasyarufan ini ditutup dengan senyum kelegaan dan harapan yang baik. Di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Kediri hari itu, sebuah pesan kuat kembali bergema: bahwa negara, lembaga dan masyarakat tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, dan bahwa kesejahteraan guru adalah tanggung jawab bersama demi tercapainya kualitas pendidikan bangsa yang berkemajuan.

Klinik Ar Fachrudin Lulus Rekredensial BPJS dengan Nilai Memuaskan!

Kediri, 2 September 2025 – Klinik PRJ Ar Fachrudin mencatatkan prestasi membanggakan setelah berhasil lulus proses rekredensial dari BPJS Kesehatan Kota Kediri dengan nilai memuaskan. Kunjungan tim verifikasi yang dilakukan pada Selasa, 2 September 2025, menjadi momentum penting dalam upaya klinik menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Proses rekredensial ini merupakan bagian dari evaluasi rutin yang dilakukan BPJS Kesehatan terhadap fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) untuk memastikan kesiapan dalam memberikan pelayanan sesuai standar nasional. Tim dari BPJS Kesehatan Kota Kediri melakukan peninjauan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana, ketersediaan alat kesehatan, kelengkapan tenaga medis, hingga sistem administrasi pelayanan.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dan evaluasi dari BPJS Kesehatan. Ini kesempatan bagi kami untuk mendapatkan masukan dan pendampingan guna terus memperbaiki kualitas layanan,” ujar wakil kepala klinik drg. Anis Khoirin Hayati, M.Kes.FISQua.

Hasil verifikasi yang memuaskan memastikan bahwa Klinik Ar Fachrudin tetap berhak menjadi mitra BPJS Kesehatan dalam melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Artinya, masyarakat peserta BPJS dapat terus memperoleh pelayanan medis di klinik ini dengan nyaman dan terjamin.

Lebih dari sekadar memenuhi syarat teknis, klinik yang berlokasi di Kota Kediri ini menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang ramah, profesional, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami tidak hanya ingin lulus verifikasi, tapi benar-benar menjadi klinik pilihan yang dipercaya oleh masyarakat,” tambah drg. Anis.

Dengan lulusnya proses rekredensial ini, Klinik Ar Fachrudin siap melanjutkan perannya sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer, khususnya bagi peserta BPJS Kesehatan di wilayah Kediri dan sekitarnya.

Selengkapnya simak video:

Klinik PRJ Ar Fachrudin
Jl. Perintis Kemerdekaan No.40, Ngronggo, Kota Kediri
Telp/WA: 0822.6449.8575

Jangan ragu datang ke tempat kami, kami beri pelayanan terbaik dan maksimal, untuk Konsultasi dan Pendaftaran Pasien klik:


HOTLINE KLINIK

(mLs)

Himbauan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Kediri Kepada Masyarakat

Kediri, 2 September 2025

Rangkuman

Menyikapi maraknya aksi demonstrasi yang berujung pada tindakan anarkis yang terjadi di akhir akhir ini, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Kediri memberikan himbauan kepada seluruh warga dan masyarakat khususnya Kota Kediri :

1.Tetap tenang dan menjaga keamanan serta kedamaian di Kota Kediri tercinta ini, jangan mudah terprovokasi oleh isu dan tindakan yang merugikan diri sendiri, masyarakat dan bangsa kita;

2.Sampaikan aspirasi dengan cara yang santun dan bermartabat sesuai dengan konstitusi kita, bukan dengan kekerasan yang menimbulkan kerusakan dan perpecahan;

3. Jadikan perbedaan pendapat menjadi sarana dialog, musyawarah dan mencari solusi terbaik sesuai dengan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin;

4. Mari memperbanyak do’a, istighfar dan amal sholeh agar bangsa kita selalu diberi keselamatan, ketenangan dan terhindar dari fitnah yang merusak persaudaraan kita.

Semoga Allaah shubhanahu wa ta’ala melindungi kita semua, menjaga kota Kediri, dan memberi petunjuk jalan yang lurus bagi para pemimpin dan seluruh rakyat Indonesia, Aamiin.