Warna-Warni Kreativitas Anak Bangsa: Lomba Mewarnai Meriahkan Milad ke-113 Muhammadiyah di Kota Kediri

Warna-Warni Kreativitas Anak Bangsa: Lomba Mewarnai Meriahkan Milad ke-113 Muhammadiyah di Kota Kediri

Kediri, 13 November 2025 — Nuansa ceria dan penuh semangat mewarnai SD Muhammadiyah Kota Kediri, Kamis (13/11/2025), saat digelarnya Lomba Mewarnai sebagai bagian dari Rangkaian Milad ke-113 Muhammadiyah yang diadakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Kediri. Acara yang diikuti lebih dari 150 anak usia dini dari TK ABA se-Kota Kediri ini menjadi tontonan menghangatkan hati, di mana kreativitas anak-anak bersinar di atas kertas putih.

Bertempat di Jl. Kilisuci No. IV/34, Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, SD Muhammadiyah Kota Kediri berperan sebagai tuan rumah dengan penyelenggaraan yang tertib, meriah dan penuh nilai edukatif. Anak-anak peserta tampak sangat antusias, duduk fokus memegang alat warna dan kertas gambar nya, mencurahkan imajinasi terbaik mereka pada gambar-gambar bertema Islami, lingkungan dan lainnya.

Foto oleh Panitia

Para orang tua duduk sabar mendampingi, memberi semangat dan sesekali membimbing dengan tidak mengambil alih. Suasana kekeluargaan terasa kental antara anak, orang tua, guru dan panitia.

Tidak hanya menjadi ajang pengembangan bakat, lomba ini juga turut menggerakkan roda ekonomi lokal. Sejumlah pelaku UMKM hadir membuka stan kuliner, menjual aneka jajanan sehat dan minuman segar. Ramainya pengunjung membuat omzet pedagang ikut meningkat, wujud nyata dakwah ekonomi yang berkemajuan.

Foto oleh Panitia

Acara seperti ini bukan sekedar lomba. Ini sarana pembentukan karakter anak yang disiplin, kreatif dan percaya diri. Sekaligus ruang bagi masyarakat untuk saling silaturrahim dan mendukung satu sama lain.

Dengan tema Milad Muhammadiyah kali ini “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, lomba mewarnai menjadi simbol awal perjuangan panjang: ketika generasi muda diasah dengan kasih sayang, maka bangsa pun akan memiliki masa depan yang cerah.

“Anak-anak hari ini adalah pemimpin esok, mari kita warnai masa kecil mereka dengan cinta, ilmu dan kebaikan.” (mLs)

Gebyar Milad ke-113, Muhammadiyah Kota Kediri Menebar Manfaat untuk Masyarakat Luas

Kota Kediri – Tepat pada momen Milad ke-113 Muhammadiyah, Pimpinan Daearah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri dengan menggelorakan semangat “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, mengadakan Rangkaian Acara Milad yang meriah, inspiratif dan penuh manfaat bagi masyarakat luas. Dari bakti sosial hingga e-sport, dari festival anak sholeh hingga khitanan massal gratis, semua digelar dengan visi dan misi Kemuhammadiyahan.

Bertepatan dengan tanggal kelahiran Muhammadiyah 18 November 1912 – 18 November 2025, PDM Kota Kediri menegaskan bahwa Milad bukan hanya sekedar perayaan, tapi juga sarana dakwah yang sangat penting.

KH. Ahmad Dahlan berwasiat: Aku titipkan Muhammadiyah kepada mu”, tentu saja dengan harapan ini dijaga dan dipelihara, dan wasiat ini bukan hanya ditujukan kepada jajaran pimpinan, tapi juga kepada seluruh lini yang ada di Muhammadiyah, termasuk semua Ortom dan juga AUM. Dengan titipan amanah ini maka wajib untuk menjaga, memelihara dan mengamalkannya dengan lurus.

Dengan semangat wasiat tersebut, Rangkaian Acara Milad sengaja dirancang agar dirasakan manfaatnya oleh siapa saja, bukan hanya warga Muhammadiyah, tapi juga masyarakat umum, inilah wujud nyata Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

🌟 Rangkaian Aksi Nyata dalam Milad ke-113 Muhammadiyah yang diadakan PDM Kota Kediri:

Sejak akhir Oktober hingga Desember Muhammadiyah Kota Kediri telah membuka pintu kebaikan lewat serangkaian program:

* Bakti Sosial (26 Oktober, 15 & 22 Nov): Pembagian kebutuhan untuk warga yang membutuhkan.

* Pemeriksaan Kesehatan Gratis (15 & 22 Nov): Layanan kesehatan dasar untuk masyarakat tanpa biaya.

* Apel dan Kirab Milad (18 & 27 Nov): Parade semarak di Komplek Perguruan Muhammadiyah, penuh warna dan semangat Islam dan kebangsaan.

* Lomba-Lomba Inovatif & Inklusif:

   – Lomba Mewarnai – mengasah kreatifitas (13 Nov)

   – Menyanyi Solo (26 Nov)

   – E-Sport – menjawab tantangan dakwah dengan cara anak muda (29 Nov)

   – Tenis Meja – forum olahraga plus silaturrahim masyarakat (30 Nov)

   – Videografi – ajang kreativitas generasi milenial dan z (10–24 Nov)

   – Festival Anak Sholeh – teridiri dari Lomba Da’i Cilik, Hafidz Qur’an, Kaligrafi dan juga Adzan (10 Des)

Dan acara puncak akan digelar pada 14 Desember 2025, dengan Resepsi Milad di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Kota Kediri, menjadi ruang refleksi, syukur dan penyemangat perjuangan baru.

Sebagai penutup yang penuh berkah, Muhammadiyah Kota Kediri akan menggelar Khitanan Massal Gratis pada 25 Desember 2025 di RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri, sebagai bentuk konkret dari menjalankan syariat, serta kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan anak bangsa.

🎯 Milad Bukan Sekedar Perayaan, Tapi Gerakan

Di usia 113 tahun, Muhammadiyah tidak hanya merayakan masa lalu, tapi membangun masa depan. Melalui Rangkaian Acara Milad, organisasi berkemajuan ini membuktikan bahwa dakwah tidak hanya di mimbar, tapi juga di jalan raya, di panggung seni, di lapangan olahraga, di dunia online, dan di balik senyum anak-anak yang di khitan.

Semoga semua yang diusahakan ini mendapat ridho dari Allaah dan dicatat sebagai amal kebaikan yang besar, aamiin.


🎉 Mari bersama rayakan dan rasakan manfaatnya!
Untuk informasi lebih lanjut tentang kegiatan, hubungi Sekretaris Panitia:
Sdr. Edi Usman | WhatsApp: 0822.3307.2892


Penjelasan Kegiatan dan Pendaftaran

Maaf Khitan Gratis sudah closed (kuota 50 Anak terpenuhi) terima kasih

Pre Order Tembus 100 Eksemplar: Buku Sejarah IMM Kediri Raya Siap Dipasarkan Lebih Luas

Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Kediri Raya meluncurkan buku 25 Tahun Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kediri Raya: Memoar dan Testimoni Kader. Karya ini menjadi penanda perjalanan panjang gerakan intelektual-keagamaan IMM di wilayah Kediri, sekaligus ikhtiar mengabadikan spirit perjuangan kader dari masa ke masa.

Buku setebal kurang lebih 210 halaman ini berisi rangkaian memoar, pengalaman, gagasan, refleksi, serta testimoni kader yang pernah berproses di IMM Kediri Raya. Para penulisnya berasal dari berbagai generasi: mulai dari yang terlibat dalam perintisan organisasi hingga kader yang aktif pada periode terkini.

“IMM adalah rumah ide, ruang bertumbuh, tempat kita belajar tentang keberpihakan dan keberanian berpikir. Maka perjalanan ini perlu ditulis agar tidak hilang ditelan waktu,” ungkap Nico Perlambang Agung, editor sekaligus koordinator penyusunan buku.

Dalam prolog yang dituliskan secara khusus, Prof. Fauzan Saleh, Guru Besar Emeritus Universitas Muhammadiyah Surabaya, memberi penekanan bahwa perjalanan IMM bukan sekadar sejarah organisasi, tetapi perjalanan kebudayaan dalam membentuk jatidiri.

“Setiap organisasi memiliki garis sejarahnya sendiri. IMM membentuk kadernya bukan hanya untuk menjadi pemikir, tetapi juga pribadi yang sanggup memikul amanah kemanusiaan,” tulis beliau dalam buku tersebut.

Menurutnya, menuliskan pengalaman kaderisasi adalah bentuk tanggung jawab intelektual. Ingatan yang tidak dicatat akan hilang, tetapi ingatan yang ditulis dapat hidup kembali dan menghidupkan generasi baru.

Peluncuran buku ini sekaligus menjadi upaya menjaga kesinambungan ingatan kolektif, meneguhkan identitas, serta memberikan inspirasi bagi kader muda agar tetap berpegang pada nilai-nilai gerakan Muhammadiyah: ilmu, amal, dan dakwah pencerahan.

*Antusias Tinggi, 100 Eksemplar Pertama Telah Terpesan*

Pre order buku ini dibuka sejak 22 Oktober 2025. Dalam waktu singkat, 100 eksemplar pertama telah terpesan oleh kader dan alumni IMM dari berbagai daerah.

Pada tahap pertama, harga pre order dipatok Rp 55.000 untuk 100 pemesan awal. Setelah kuota tersebut terpenuhi, pemesanan selanjutnya akan menggunakan harga normal, yaitu Rp 80.000.

“Antusiasme ini menunjukkan bahwa gerakan intelektual dan kultural IMM masih hidup dan dirindukan. Banyak yang ingin kembali mengenang masa pembinaan, diskusi, hingga aksi-aksi sosial kemasyarakatan yang pernah dijalankan,” jelas Bachrul Ihsan, inisiator pembuatan buku ini.

Bukan sekadar mengenang, buku ini juga merekam dinamika IMM Kediri Raya dalam menghadapi perubahan sosial, perkembangan gerakan mahasiswa, hingga tantangan zaman yang berbeda di setiap periode.

Dalam bagian testimoni, pembaca akan menemukan banyak kisah yang bukan hanya menyentuh secara emosional, tetapi juga memperlihatkan bagaimana IMM membentuk karakter kader menjadi pribadi yang berfikir kritis, berakhlak, dan siap berkontribusi untuk umat, bangsa, dan kemanusiaan.

Dengan hadirnya buku ini, IMM Kediri Raya berharap lahir semangat baru dalam menumbuhkan kembali tradisi membaca, menulis, dan berpikir kritis di kalangan mahasiswa dan anak muda Muhammadiyah.

Bagi yang belum mendapatkan buku ini, penjualan gelombang selanjutnya telah dibuka. Harga Normal: Rp 80.000

AYO DAPATKAN SEGERA!

Klinik Ar Fachrudin Rutin Gelar Pemeriksaan & Penyuluhan Kesehatan dalam Program Dana Sehat Sekolah

Kediri 11 September 2025 — Dalam rangka mendukung kesehatan peserta didik, Klinik Ar Fachrudin Kota Kediri secara rutin melaksanakan kegiatan kunjungan pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan ke sejumlah sekolah mitra. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Dana Sehat Sekolah yang telah berjalan bekerja sama dengan lembaga pendidikan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Kota Kediri.

Setiap tiga bulan sekali, tim medis dari Klinik Ar Fachrudin—terdiri dari dokter umum dan dokter gigi—melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, skrining gigi dan mulut, serta edukasi pentingnya hidup bersih, perawatan gigi, dan pola hidup sehat bagi siswa.

Kegiatan yang dilaksanakan dengan penuh kepedulian ini tidak hanya bertujuan mendeteksi dini masalah kesehatan, tetapi juga membentuk kesadaran sejak dini agar anak-anak tumbuh sebagai generasi yang sehat, ceria, dan produktif.

“Semoga program ini terus berjalan secara berkelanjutan dan membawa manfaat luas bagi kemajuan dan kesejahteraan umat,” ujar pihak klinik. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Dengan semangat dari kita untuk kita, Klinik Ar Fachrudin berkomitmen menjadi mitra utama dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat dan peduli. (mLs)

Klinik Ar Fachrudin Luncurkan Program Kesehatan Sekolah, Bentuk Generasi Muda yang Sehat dan Berkualitas

Kediri, 6-9 September 2025 — Dalam upaya mendukung tumbuh kembang anak yang optimal, Klinik Ar Fachrudin Kota Kediri secara resmi meluncurkan Program Kesehatan Sekolah, sebuah inisiatif strategis yang ditujukan untuk memastikan kesejahteraan fisik dan mental peserta didik di lingkungan sekolah Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kota Kediri.

Program ini merupakan bentuk komitmen nyata dari Klinik Ar Fachrudin dalam membentuk generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat, kuat, dan berkualitas. “Ini program dari kita, untuk kita,” ujar drg. Anis Khoirin Hayati, Wakil Pimpinan Klinik Ar Fachrudin, saat ditemui usai penandatanganan kerja sama.

“Dengan menggunakan dana kesehatan sekolah, kami ingin memastikan bahwa layanan kesehatan bagi anak-anak pelajar dapat terjangkau, terstruktur, dan berkelanjutan. Karena masa depan umat dimulai dari kesehatan anak-anak hari ini,” tambahnya.

Peluncuran program ini ditandai dengan serangkaian penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan tiga institusi pendidikan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Kota Kediri:

  1. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pesantren – untuk SD Muhammadiyah, ditandatangani pada 6 September 2025.
  2. Majelis PAUDDASMEN Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Kediri – mencakup TK ABA I hingga X, disepakati pada 7 September 2025.
  3. Majelis DIKDASMEN Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pesantren – untuk jenjang SMP, SMA, SMK 1 dan 2 Muhammadiyah Kota Kediri, ditandatangani pada 9 September 2025.

Melalui kerja sama ini, Klinik Ar Fachrudin akan menyediakan layanan kesehatan rutin seperti pemeriksaan kesehatan berkala, skrining gigi dan mulut, imunisasi, edukasi kesehatan remaja, serta penanganan kasus ringan di lingkungan sekolah. Selain itu, klinik juga akan memberikan pelatihan kepada guru dan tenaga kependidikan dalam deteksi dini masalah kesehatan siswa.

“Kami percaya bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar ilmu, tapi juga harus menjadi lingkungan yang mendukung kesehatan. Dengan kolaborasi ini, harapannya tidak ada lagi siswa yang absen karena masalah kesehatan yang bisa dicegah,” jelas drg. Anis.

Program Kesehatan Sekolah ini juga menjadi bagian dari visi lebih besar Klinik Ar Fachrudin sebagai fasilitas kesehatan yang tidak hanya melayani, tetapi juga turut serta dalam pembangunan kesehatan komunitas secara preventif dan edukatif. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, Klinik Ar Fachrudin menegaskan bahwa investasi terbaik untuk masa depan adalah menjaga kesehatan anak-anak sejak dini—karena generasi sehat adalah pondasi umat yang kuat dan berkah. (mLs)

Klinik Ar Fachrudin Lulus Rekredensial BPJS dengan Nilai Memuaskan!

Kediri, 2 September 2025 – Klinik PRJ Ar Fachrudin mencatatkan prestasi membanggakan setelah berhasil lulus proses rekredensial dari BPJS Kesehatan Kota Kediri dengan nilai memuaskan. Kunjungan tim verifikasi yang dilakukan pada Selasa, 2 September 2025, menjadi momentum penting dalam upaya klinik menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Proses rekredensial ini merupakan bagian dari evaluasi rutin yang dilakukan BPJS Kesehatan terhadap fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) untuk memastikan kesiapan dalam memberikan pelayanan sesuai standar nasional. Tim dari BPJS Kesehatan Kota Kediri melakukan peninjauan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana, ketersediaan alat kesehatan, kelengkapan tenaga medis, hingga sistem administrasi pelayanan.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dan evaluasi dari BPJS Kesehatan. Ini kesempatan bagi kami untuk mendapatkan masukan dan pendampingan guna terus memperbaiki kualitas layanan,” ujar wakil kepala klinik drg. Anis Khoirin Hayati, M.Kes.FISQua.

Hasil verifikasi yang memuaskan memastikan bahwa Klinik Ar Fachrudin tetap berhak menjadi mitra BPJS Kesehatan dalam melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Artinya, masyarakat peserta BPJS dapat terus memperoleh pelayanan medis di klinik ini dengan nyaman dan terjamin.

Lebih dari sekadar memenuhi syarat teknis, klinik yang berlokasi di Kota Kediri ini menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang ramah, profesional, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami tidak hanya ingin lulus verifikasi, tapi benar-benar menjadi klinik pilihan yang dipercaya oleh masyarakat,” tambah drg. Anis.

Dengan lulusnya proses rekredensial ini, Klinik Ar Fachrudin siap melanjutkan perannya sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer, khususnya bagi peserta BPJS Kesehatan di wilayah Kediri dan sekitarnya.

Selengkapnya simak video:

Klinik PRJ Ar Fachrudin
Jl. Perintis Kemerdekaan No.40, Ngronggo, Kota Kediri
Telp/WA: 0822.6449.8575

Jangan ragu datang ke tempat kami, kami beri pelayanan terbaik dan maksimal, untuk Konsultasi dan Pendaftaran Pasien klik:


HOTLINE KLINIK

(mLs)

Himbauan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Kediri Kepada Masyarakat

Kediri, 2 September 2025

Rangkuman

Menyikapi maraknya aksi demonstrasi yang berujung pada tindakan anarkis yang terjadi di akhir akhir ini, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Kediri memberikan himbauan kepada seluruh warga dan masyarakat khususnya Kota Kediri :

1.Tetap tenang dan menjaga keamanan serta kedamaian di Kota Kediri tercinta ini, jangan mudah terprovokasi oleh isu dan tindakan yang merugikan diri sendiri, masyarakat dan bangsa kita;

2.Sampaikan aspirasi dengan cara yang santun dan bermartabat sesuai dengan konstitusi kita, bukan dengan kekerasan yang menimbulkan kerusakan dan perpecahan;

3. Jadikan perbedaan pendapat menjadi sarana dialog, musyawarah dan mencari solusi terbaik sesuai dengan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin;

4. Mari memperbanyak do’a, istighfar dan amal sholeh agar bangsa kita selalu diberi keselamatan, ketenangan dan terhindar dari fitnah yang merusak persaudaraan kita.

Semoga Allaah shubhanahu wa ta’ala melindungi kita semua, menjaga kota Kediri, dan memberi petunjuk jalan yang lurus bagi para pemimpin dan seluruh rakyat Indonesia, Aamiin.

Himbauan Muhammadiyah : Hendaknya Semua Pihak Menahan Diri Dan Menghentikan Kekerasan

Kediri, 31 Agustus 2025

PERNYATAAN PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH TERKAIT AKSI MASSA, SERUAN DIALOG DAN KEDAMAIAN 

Nomor: 20/PER/I.0/I/2025

Mencermati situasi dan kondisi yang terjadi di Jakarta dan beberapa daerah yang diwarnai dengan aksi massa dan kekerasan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan pernyataan sebagai berikut :

1. Kami turut berdukacita atas meninggalnya saudara kita, Affan Kurniawan, dalam peristiwa unjuk rasa massa pada hari Kamis malam (28/8) di Jakarta. Semoga almarhum mendapat balasan terbaik disisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan dapat menghadapi dengan sabar, memperoleh keadilan yang semestinya,  serta  tersantuni dengan sebaik-baiknya. Kami mengharapkan para korban yang menderita luka-luka dalam aksi unjuk rasa tersebut agar segera pulih. Kami juga ikut berempati kepada para pengemudi ojek online (ojol) yang menuntut keadilan untuk almarhum Affan.

2. Semua pihak hendaknya menahan diri dan menghentikan semua bentuk tindak kekerasan yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Semua pihak hendaknya mengutamakan kepentingan bangsa dan negara sebagai fondasi dan modal membangun Indonesia sebagai negara yang maju, berdaulat, bermartabat, adil, makmur, dan sejahtera. Mari kita bersama-sama mencari solusi atas problem bangsa dengan dialog dan musyawarah disertai sikap keseksamaan yang tinggi.

3. Agar para elit politik, para pejabat negara, anggota legislatif, dan para pengambil kebijakan lebih sensitif terhadap aspirasi masyarakat dengan perilaku yang santun, kesederhanaan, dan kepedulian yang tinggi kepada masyarakat. Kami meminta para elit politik untuk lebih mawas diri, melakukan introspeksi, dan tidak melukai hati rakyat. Publik membutuhkan keteladanan para pemimpinnya, terutama para wakil rakyat yang telah diberikan mandat dengan tulus.

4. Kami mendukung komitmen positif Bapak Kapolri untuk mengusut tuntas dan melakukan proses hukum yang seadil-adilnya atas peristiwa meninggalnya Almarhum Affan yang disebabkan tindakan berlebihan dari aparat kepolisian di lapangan. Aparatur keamanan hendaknya lebih mengutamakan cara dan pendekatan yang persuasif dengan dialog dan cara-cara non-kekerasan sebagai wujud dari sikap kepolisian untuk masyarakat.

5. Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, utamanya peserta aksi unjuk rasa, untuk menjaga ketertiban dan keamanan dalam menyampaikan pendapat dan tuntutan. Kita semua harus menahan diri dan bersikap bijak, jangan terprovokasi isu-isu yang bersifat destruktif dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, khususnya yang berasal dari media sosial yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat hendaknya arif dan cerdas dalam menyikapi informasi dengan melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak yang berwenang atau kepada para tokoh panutan yang dapat memandu dan memberikan informasi yang mencerahkan.

6. Kami percaya pada komitmen Bapak Presiden Prabowo untuk mendengar aspirasi publik dan berpihak kepada kepentingan masyarakat kelas bawah dengan melakukan perbaikan di berbagai sektor sebagai perwujudan menjalankan amanat konstitusi. Negeri ini memerlukan soliditas dan persatuan yang kokoh di tengah berbagai agenda dan masalah strategis nasional yang berat maupun situasi dunia yang sangat dinamis dan penuh ketidakpastian. Sejauh ini Indonesia telah mendapatkan karunia kedamaian dan stabilitas nasional yang baik ketika bangsa-bangsa lain dilanda konflik politik dan peperangan. Mari kita jaga kondisi yang positif ini dengan sebaik-baiknya dan sehormat-hormatnya demi kelangsungan Indonesia Raya yang bersatu berdaulat, rakyat sejahtera, dan Indonesia maju sebagaimana spirit 80 Tahun Kemerdekaan Indonesia.

Pernyataan Lengkapnya dapat diunduh di sini

Sumber gambar dan video: Channel youtube tvMu
Sumber berita: https://muhammadiyah.or.id/2025/08/pernyataan-pimpinan-pusat-muhammadiyah-terkait-aksi-massa-seruan-dialog-dan-kedamaian/

PDA Kota Kediri Resmi Kukuhkan Empat Bidang Strategis: BIKKSA, BAKESSOS, ISWARA dan POSBAKUM

Kediri, 3 Agustus 2025 — Dalam langkah besar memperkuat struktur dan ekosistem pemberdayaan perempuan serta masyarakat, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Kediri secara resmi membentuk dan melantik empat bidang strategis dalam satu rangkaian acara yang khidmat. Bertempat di Aula Satu Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Kota Kediri, Ahad (3/8/2025), kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pengurus ‘Aisyiyah se-Kota Kediri.

Empat bidang yang baru dibentuk tersebut adalah:

  • BIKKSA (Bina Keluarga Sakinah)
  • BAKESSOS (Balai Kesejahteraan Sosial)
  • ISWARA (Ikatan Saudagar ‘Aisyiyah)
  • POSBAKUM (Pos Bantuan Hukum)

Pelantikan dan pengukuhan para ketua beserta jajaran pengurus masing-masing bidang dilakukan secara simbolis oleh Ibu Shoimah Budiyati, Ketua PDA Kota Kediri, sebagai wujud komitmen organisasi dalam memperluas dampak dakwah sosial di era kontemporer.

Dalam sambutannya, Ibu Shoimah menyampaikan harapan agar keberadaan bidang-bidang baru ini dapat menjadi garda depan dalam menjalankan visi dan misi PDA Kota Kediri.

“Semoga bidang-bidang yang kita bentuk hari ini tidak hanya menjadi nama semata, tetapi benar-benar hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat. Mari kita jaga amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antar bidang, profesionalisme, dan konsistensi dalam menjalankan program kerja. “Sebuah organisasi kuat bukan karena jumlah pengurusnya, tapi karena kualitas aksi dan ketulusan niat. Semoga setiap langkah kita diridhai Allah SWT,” tambahnya.

Adapun para ketua yang dikukuhkan untuk periode ini adalah:

  • Hidayatin Nasikah – Ketua BIKKSA
  • Dra. Nur Khafidloh – Ketua BAKESSOS
  • Yuli Setyowati – Ketua ISWARA
  • Budhi Utami – Ketua POSBAKUM

Masing-masing bidang memiliki fokus tugas yang spesifik namun saling melengkapi:

  • BIKKSA akan fokus pada penguatan keluarga sakinah melalui edukasi pra-nikah, parenting, dan pendampingan rumah tangga.
  • BAKESSOS bertugas mengelola program kesejahteraan sosial seperti santunan, bantuan korban bencana, dan pemberdayaan ekonomi warga kurang mampu.
  • ISWARA menjadi wadah pemberdayaan ekonomi perempuan ‘Aisyiyah melalui pengembangan usaha mikro, jaringan bisnis, dan pelatihan kewirausahaan.
  • POSBAKUM hadir sebagai layanan publik gratis untuk memberikan pendampingan hukum kepada perempuan, anak, dan masyarakat marjinal.

Acara yang diwarnai nuansa kekeluargaan dan semangat gotong royong ini diharapkan menjadi awal dari geliat baru gerakan ‘Aisyiyah di Kota Kediri—lebih inklusif, responsif, dan berkemajuan.

“Ini bukan puncak, tapi awal perjalanan. Mari kita isi dengan kerja nyata,” tutup Ibu Shoimah. (mLs)