Kediri — Semangat kreativitas dan kebersamaan mewarnai Lomba Menyanyi Solo yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri sebagai bagian dari rangkaian Milad ke-113 Muhammadiyah bertema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Local Education Center (LEC), Komplek Perguruan Muhammadiyah Kota Kediri, Rabu (26/11/2025).
Lomba tersebut diikuti puluhan peserta yang berasal dari warga Muhammadiyah, masyarakat umum Kota Kediri, serta murid-murid sekolah Muhammadiyah. Beragam usia dan latar belakang peserta menambah warna tersendiri dalam ajang yang bertujuan menyalurkan bakat seni sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.




Foto oleh Joko Darmono
Panitia menyampaikan bahwa lomba menyanyi solo ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Milad ke-113 Muhammadiyah yang diselenggarakan oleh PDM Kota Kediri. Selain sebagai hiburan, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengasah bakat, menumbuhkan rasa percaya diri, dan menyalurkan kemampuan seni vokal peserta secara positif dan kompetitif.
“Melalui lomba ini, kami ingin memberikan ruang ekspresi bagi warga dan generasi muda, sekaligus menegaskan bahwa Muhammadiyah mendorong pengembangan potensi manusia secara utuh, termasuk di bidang seni dan kreativitas”.








Foto oleh Joko Darmono
Para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka dengan membawakan lagu-lagu pilihan di hadapan juri-juri yang berkompeten. Penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan teknik vokal, penghayatan dan penampilan. Suasana lomba berlangsung meriah namun tetap tertib, didukung oleh kondisi gedung yang nyaman dan kondusif.
Bagi peserta terbaik, panitia menyiapkan sertifikat, trofi, dan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan usaha yang telah ditunjukkan. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta untuk terus mengembangkan bakat dan potensi diri.
Melalui kegiatan lomba menyanyi solo ini, PDM Kota Kediri menegaskan bahwa peringatan Milad Muhammadiyah tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dengan aktivitas yang membangun kreativitas, kebersamaan, dan kesejahteraan non materi masyarakat. Sejalan dengan tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, pengembangan bakat dan potensi generasi muda dipandang sebagai bagian penting dalam membangun bangsa yang maju dan berdaya saing yang tinggi. (mLs)
